Desa Cantik, Fondasi Data Menuju Sumbawa Barat sebagai Kabupaten Cerdas
Mon,20 Apr 2026
Sumbawa Barat - Pembangunan yang tepat sasaran tidak dapat dilepaskan dari ketersediaan data yang akurat dan terpercaya. Hal inilah yang menjadi dasar dorongan Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, agar seluruh desa di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dapat mengimplementasikan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik).
Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan pencanangan program Desa Cantik yang dilaksanakan di Graha Fitrah, pada Senin, 20 April 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat tata kelola data di tingkat desa sebagai dasar perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan bahwa data statistik memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Menurutnya, pembangunan yang efektif harus didasarkan pada kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar asumsi. Ia juga menyoroti bahwa ketidaktepatan sasaran program sering kali bukan disebabkan oleh ketiadaan target, melainkan karena data yang digunakan belum akurat dan mutakhir.
Sejalan dengan hal tersebut, penguatan data melalui program Desa Cantik memiliki keterkaitan erat dengan arah pembangunan Kabupaten Sumbawa Barat menuju Kabupaten Cerdas (Smart City). Ketersediaan data yang valid, terintegrasi, dan berkelanjutan menjadi fondasi utama dalam mendukung pengambilan kebijakan yang cepat, tepat, dan berbasis bukti.
Dalam kerangka Smart City, inisiatif ini berkontribusi pada dimensi Smart Governance (Pemerintahan Cerdas), khususnya dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis data. Selain itu, program ini juga mendukung dimensi Smart Society (Masyarakat Cerdas) melalui peningkatan literasi data dan partisipasi aktif masyarakat dalam proses pendataan serta pemanfaatan data untuk pembangunan.
Upaya ini juga tidak terlepas dari berbagai tantangan di lapangan. Dinamika sosial seperti mobilitas penduduk menyebabkan data menjadi cepat berubah, sehingga diperlukan pembaruan secara berkala serta integrasi antar sektor agar data tetap relevan dan akurat dalam mendukung kebijakan pembangunan.
Di tengah berbagai tantangan tersebut, Kabupaten Sumbawa Barat justru mampu menunjukkan capaian yang membanggakan. Selama tiga tahun berturut-turut, Kabupaten Sumbawa Barat berhasil meraih prestasi melalui Desa Manemeng pada tahun 2023, Desa Kalimantong pada tahun 2024, dan Desa Sekongkang Bawah pada tahun 2025.
Capaian ini menjadi bukti bahwa pengelolaan data di tingkat desa dapat dilakukan secara optimal serta menjadi contoh bagi desa-desa lainnya.
Secara nasional, program Desa Cantik merupakan bagian dari inisiatif penguatan statistik sektoral yang terus dikembangkan. Pada tahun 2026, sebanyak 106 desa ditetapkan sebagai lokus pelaksanaan, termasuk 40 desa di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Di tingkat daerah, Kecamatan Taliwang menunjukkan kesiapan dengan menetapkan Kelurahan Bugis, Kelurahan Telaga Bertong, dan Desa Batu Putih sebagai lokus pelaksanaan tahun ini.
Melalui penguatan tata kelola data hingga ke tingkat desa, Kabupaten Sumbawa Barat tidak hanya memperkuat fondasi pembangunan daerah, tetapi juga mempercepat transformasi menuju Kabupaten Cerdas yang adaptif, transparan, dan berkelanjutan.
Data yang akurat dari desa menjadi pondasi utama dalam mewujudkan Sumbawa Barat sebagai Kabupaten Cerdas yang mampu merencanakan pembangunan secara tepat, terukur, dan berkelanjutan. (dp/DiskominfoKSB)